Pengoptimalan Pembudidayaan Ikan Lele

     Ikan lele merupakan salah satu jenis ikan yang sanggup hidup dalam kepadatan tinngi.Dengan alasan ikan ini sanggup hidup dalam kepadatan tinggin banyak negara yang membudidayakan ikan lele misalnya saja seperti Indonesia,Malaysia,Singapura,dan negara tetangga lainnya.Tidak hanya itu manfaat budidaya iklan lele tetapi juga karena budidaya ikan lele tidak perlu  menggunakan lahan yang luas dengan lahan sempit pun bisa membudidayakan ikan lele. Banyak keuntungan membudidayakan ikan lele terutama untuk negara berkembang .Contoh untuk kolam berukuran 3×4 meter minimal jumlah bibitnya 2400 ekor dan maksimal 4800 ekor dengan asumsi kedalam kolam 1 – 1,5 meter .

     Ikan lele terkenal dengan ikan yang bisa beradaptasi pada lingkungan kotor. Akan tetapi ada juga penyebab matinya ikan lele apabila tidak sesuai dengan lingkungannya. Air  adalah hal yang paling utama untuk ikan lele. Apabila tidak memenuhi syarat dari segi kualitas air akan berakibat buruk terhadap kelangsungan hidup ikan lele yang dibudidayakan. Kualitas air yang dianggap baik untuk kehidupan lele sebagai berikut :

Parameter Kandungan air yang dianjurkan
Suhu 25-30 derajat Celcius
pH 6,5-8,5
Oksigen terlarut (O2) > 3 mg/l
Amonia total Maksimum 1 (mg/l total amonia)
Kekeruhan Maksimum 50 NTU
Karbon dioksida (CO2) Maksimum 11 (mg/l)
Nitrit Minimum 0,1 (mg/l)
Alkalinitas Minimum 20 (mg/l CaCO3)
Kesadahan total Minimum 20 (mg/l CaCO3)

Sumber: Rifianto, 2000

     Dengan syarat diatas  maka bisa meminimalkan kematian  ikan lele pada suatu kolam agar hasil panen lebih optimal.Dengan adanya pemanfaatan sensor jaringan nirkabel yang dapat beroperasi dalam lingkungan apapun untuk mendeteksi kondisi kadar air yang akan dimanfaatkan untuk budidaya ikan lele.Dengan begitu bisa membantu mengurangi kematian ikan lele yang akan membuat hasil panen mereka optimal.Terdapat sensor mampu membaca parameter yang bisa menunjukkan kualitas air yang sesuai lingkungan hidup ikan lele antara lain suhu, pH, oksigen terlarut, dan lain lain .

     Penyebab utama kematian ikan lele adalah kadar garam dari lingkungannya tersebut atau biasa disebut dengan pH.Biasanya setiap habis hujan deras turun ,ikan lele yang ada pada kolam tersebut akan mati yang diakibatkan oleh meningkatnya kadar asam yang ada pada kolam tersebut, penyelamatannya adalah dengan meningkatkan kadar garam dalam kolam tersebut biasanya adalah menaburkan garam dengan kadar tertentu, selain itu suhu juga menjadi permasalahan yang juga timbul akibat adanya hujan deras.

     Maka dari itu jika permasalahan tersebut di atasi dengan alat yang fungsinya setara dengan Blumbangreksa hal tersebut mungkin dapat diatasi dengan lebih mudah, sebagai contoh alat tersebut dapat mendeteksi kadar garam dalam kolam, sehingga ketika pH berubah melewati standar atas dari threshold yang telah ditetapkan akan muncul notifikasi tertentu sehingga pemilik kolam tidak perlu mengira-ngira apakah kolam tersebut ternyata memiliki kadar pH yang tinggi atau tidak, selain itu diharapkan juga mampu berkembang dengan adanya kontroler yang mampu bergerak secara otomatis ketika kadar pH yang disensor oleh alat tersebut melebihi batas yang telah ditentukan, sehingga pemilik kolam tersebut tidak perlu menaburkan garam secara konvensional sehingga pemeliharaan dan perawatan kolam akan menjadi lebih mudah.

Sumber :

  1. http://agroinfo.co.id/index.php/2015/08/12/blumbangreksa-si-penjaga-tambak-udang/
  2. http://forum.o-fish.com/printthread.php?tid=8350
  3. http://alamtani.com/budidaya-ikan-lele.html

Kelompok II

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *