Pemodelan Sistem

1.

Definisi Sistem merupakan sekumpulan unsur atau elemen yang saling bekerjasama menjalankan suatu proses untuk menghasilkan suatu tujuan tertentu .

Definisi Model adalah representasi suatu bahasa tertentu dari suatu sistem yang nyata .

Definisi Simulasi adalah proses merencanakan suatu model dari sebuah sistem yang nyata .

2.

Jenis- Jenis Model

  • Model Statis, menangkap tingkah laku system pada waktu tertentu
  • Model Dinamis, menggambarkan tingkah laku  system selama waktu tertentu
  • Model Deterministik, menggambarkan system dengan mengabaikan keragaman acak
  •  Model Stokastik, menggambarkan system dengan memperhatikan adanya keragaman acak secara eksplisit.

3.

Syarat memodelkan sistem:

  1. Mengumpulkan informasi sistem layout dan prosedur operasi
  2. Mengumpulkan data (jika mungkin) untuk mengkhususkan parameter
  3. Membuat rencana tentang informasi dan data dalam sebuah dokumen
  4. Mengumpulkan data (jika mungkin) dalam penampilan keberadaan sistem.

4.

Langkah – Langkah Pemodelan dan Simulasi

  1. Pendefinisian sistem

Langkah ini meliputi: penetuan batasan system dan indentifikasi variabel yang significant.

2. Formulasi model

Merumuskan hubungan antar komponen-komponen model.

3. Pengambilan data

Identifikasi data yang diperlukanoleh model sesuai pembuatan model.

4. Pembuatan model

Dalam menyusun model perlu disesuaikan dengan jenis simulasi yang akan digunakan.

5. Verifikasi model

Proses pengecekan terhadap model apakah sudah bebas dari error.

6. Validasi model

Merupakan proses pengujian terhadap model apakah model yang dibuat sudah sesuai dengan system nyata.

2 cara pengujian model yaitu :

  1. Perbandingan rata-rata (mean comparison)

1

Dimana:  S = nilai rata-rata hasilsimulasi

A = nilai rata-rata data aktual

Model dianggap valid bial E1 ≤ 15%

  1. Perbandingan variasi amplitudo (Aplitude Variation Comparison)

Untitled

Model dianggap valid bila E2 ≤ 30%

7. Skenario

Penyusunan scenario terhadap model. Setelah model valid maka selanjutnya adalah membuat beberapa scenario eksperimen) untuk memperbaiki kinerja system sesuai dengan keinginan. Secara umum jenis-jenis scenario dapat kita bedakan menurut dua jenis:

a. Skenario parameter dilakukan dengan jalan mengubah nilai parameter model dan melihat dampaknya terhadap output model.

b.Skenario struktur dilakukan dengan jalan mengubah struktur model. Skenario jenis ini memerlukan pengetahuan yang cukup tentang sistem agar struktur baru yang diusulkan/dieksperimenkan dapat memperbaiki kinerja sistem.

8. Interpretasi model

Proses ini merupakan penarikan kesimpulan dari hasil output model simulasi

9. Implementasi

Merupakan penerapan model pada sistem.

10. Dokumentasi

Merupakan proses penyimpanan hasil output model.

5.

Contoh Simulasi

Karena simulasi merupakan sebuah cara untuk menunjukkan kepada calon pengguna ataupun pemilik sistem, maka dapat kita ambil sebuah contoh sistem yang dapat disimulasikan. Contoh yang kami ambil adalah simulasi sebuah sistem keamanan data.sebuah sistem diciptakan untuk mencegah data mengalami kerusakan sehingga tidak dapat dibaca. Kerusakan tersebut bisa terjadi karena ulah hacker, maupun dari fisik penyimpanan data. Untuk memperjelas bagaimana sistem keamanan bekerja, dan melakukan pengujian apakah sistem bekerja sesuai yang diharapkan, maka harus diadakan simulasi terhadap berbagai kemungkinan yang dihadapi sistem.

Contoh Sistem yang dimodelkan

Sebuah sistem yang di modelkan berfungsi untuk mengetahui apakah terdapat sesuatu yang kurang ataupun perlu dikurangi dalam sebuah sistem. Selain itu dalam strategi bisnis, pemodelan dapat berfungsi untuk mengetahui respon pasar terhadap sebuah sistem yang akan kita bangun. Sebagai contoh misalnya dalam pembuatan mobil yang akan di produksi masal. Sebelum memulai tahap produksi besar-besaran, maka terlebih dahulu produsen membuat sebuah model untuk di perkenalkan kepada publik. dari model tersebut maka produsen akan menerima banyak masukan terhadap mobil yang akan dibuatnya tersebut, sehingga mobil yang benar-benar diproduksi secara massal belum tentu sama dengan model yang dikeluarkan pertama kali. Bisa jadi ada perubahan-perubahan untuk memenuhi masukan yang didapat.

 

Sumber:

http://vercomfo.blogspot.com/2012/03/proses-pemodelan-sistem.html?m=1

https://zulfikarmsi.wordpress.com/materi-kuliah-simulasi-dan-pemodelan-bab-i/

http://dosen.narotama.ac.id/wp-content/uploads/2012/12/PEMODELAN-SISTEM-DAN-SIMULASI-INDUSTRI-MODUL-3-KONSEP-DASAR-SISTEM-SIMULASI.doc

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *